Panduan Mendaftar di Google AdSense


Siapa yang tidak kenal Google Adsense?

Program pay-per-click (PPC) milik raksasa perusahaan search engine, Google Inc. ini boleh dibilang telah menjadi istilah generik untuk menyebut serangkaian program bisnis online yang ada saat ini. Bicara bisnis online, rasanya belum sempurna jika belum menyinggung Google Adsense. Faktanya, hampir semua pelaku bisnis online, baik yang memanfaatkan format situs ataupun blog, memang mempergunakan Google Adsense sebagai salah satu pilihan monetisasi bisnis online mereka (meskipun saat ini telah bermunculan banyak program PPC baru yang tidak kalah bagusnya dengan Google Adsense).

Selain Google Adsense, sebenarnya masih ada (dan banyak) program-program monetisasi bisnis online berbasis PPC yang bisa Anda ikuti. Silahkan membaca ulasan tentang Program Paid to Advertise disini.

Seri keempat tutorial kali ini akan menampilkan panduan langkah demi langkah cara mendaftar program Google Adsense.

Jika Anda belum membaca seri tutorial sebelumnya, silahkan klik disini.

(4) Tutorial: Panduan Mendaftar Google Adsense

Langkah 1: Klik disini atau buka window baru menuju ke halaman program Google Adsense.

Langkah 2: Klik tombol "Sign Up Now" berwarna biru di halaman Google Adsense.

Langkah 3: Setelah masuk ke halaman "Welcome to Adsense", isikan data seperti dibawah ini.

Langkah 4: "Website URL": Ketik alamat blog Anda (misal http://namaku.blogspot.com). Anda bisa menggunakan baik domain gratis ataupun domain berbayar untuk mendaftar Google Adsense. Sebelum mendaftar, pastikan konten blog Anda berbahasa Inggris dengan jumlah posting yang cukup (5 hingga 10 posting).

Langkah 5: "Website Language": Pilih English - English.

Langkah 6: "I will not place ads on sites that include incentives to click on ads": Klik box disebelahnya.

Langkah 7: "I will not place ads on sites that include pornographic content": Klik box disebelahnya.

Langkah 8: "Account Type": Pilih Individual.

Langkah 9: "Country or Territory": Pilih Indonesia.

Langkah 10: "Payee Name": Ketik nama lengkap Anda sesuai KTP dan nama pada akun bank Anda.

Langkah 11: "Street Address": Ketik alamat dimana Anda tinggal sesuai KTP. Alamat ini nanti akan dipergunakan sebagai alamat pengiriman komisi Anda, jadi pastikan jangan sampai salah.

Langkah 12: "City/Town": Ketik nama kota dimana Anda tinggal.

Langkah 13: "Postal Code": Ketik nomor kode pos alamat Anda.

Langkah 14: "I agree that I can receive checks made out to the payee name I have listed above": Klik box disebelahnya.

Langkah 15: "Phone": Ketik nomor telepon Anda.

Langkah 16: "Email Preference": Klik box disebelahnya.

Langkah 17: "I agree that I will not click on the Google ads I'm serving through AdSense": Klik box disebelahnya.

Langkah 18: "I certify that I have read the AdSense Program Policies": Klik box disebelahnya. Pastikan Anda benar-benar telah membaca Adsense Program Policies dan Adsense Terms and Conditions.

Langkah 19: "I do not already have an approved AdSense account": Klik box disebelahnya.

Langkah 20: Klik tombol "Submit information".

Langkah 21: Setelah masuk halaman konfirmasi data Anda, ikuti langkah dibawah ini.

Langkah 22: "Which best describes you": Klik lingkaran pertama jika Anda telah memiliki akun email Gmail atau klik lingkaran kedua jika Anda belum memiliki akun Gmail. Saran saya, sebelum mendaftar sebaiknya Anda membuat akun Gmail terlebih dahulu. Silahkan klik disini untuk membuat akun email dari Gmail.

Langkah 23: "Would you like to use your existing Google Account for AdSense?": Jika Anda telah memiliki akun Gmail, klik lingkaran yang pertama.

Langkah 24: Isikan data alamat email Gmail Anda.

Langkah 25: Klik tombol "Continue".

Aplikasi pendaftaran Anda sudah terkirim. Selanjutnya tim Google Adsense akan mereview blog Anda dan akan menyampaikan email pemberitahuan diterima atau tidaknya pendaftaran Anda kurang lebih 1 hingga 2 hari setelah waktu Anda mendaftar

TIPS MEMILIH BISNIS ONLINE
Ada banyak tawaran bisnis yang tertera di internet saking banyaknya justru membingungkan seseorang yang hendak memulai bisnis di internet. Saya juga pernah mengalami hal itu, kesulitan ketika mempelajari tawaran-tawaran bisnis di internet. Semua menawarkan hal-hal yang memang dibutuhkan agar konsumen percaya, yakin dan membeli. Setelah hampir dua bulan mempelajari bagaimana memilih bisnis di internet yang dapat dipercaya terutama berhubungan dengan bisnis Affiliate Marketing, ada beberapa hal yang patut saya uraikan di sini. Berhubungan dengan bagaimana memilih bisnis online yang baik.
1.Anda harus mempelajari sedetail mungkin keberadaan perusahaan tersebut. Seberapa perusahaan tersebut kredibel dalam menjalankan bisnisnya. Seperti : siapa pemiliknya apakah mampu memberikan hal yang baik untuk menyakinkan pembeli. (walaupun penilaian ini bisa relatif dari insting pembeli); telah berapa lama bisnis itu berjalan, apakah sudah lebih dari 5 tahun atau baru kemaren sore; apakah ada lembaga resmi yang mengakuinya.Sebagai contoh di Indonesia ada lembaga APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia http://www.apli.org/), di dunia WFDSA (http://www.wfdsa.org/) untuk bisnis direct selling dan di Amerika BBBonline (Better Business Bureau Online http://www.bbbonline.org/) khusus untuk bisnis online. BBBOnline merupakan lembaga yang mengeluarkan sertifikasi perusahaan bisinis online; Apakah customer servicenya dapat dihubungi melalui email, mesengger, surat pos atau telepon; apakah produk yang ditawarkan bermutu; menerapkan system anti spam.


2.Pelajarilah cakupan pasarnya.
3.Pelajari sistem kompensasinya
4.Pelajari Produk yang ditawarkan. Gambaran menyeluruh tentang produk yang ditawarkan apakah mempunyai nilai guna yang anda butuhkan.
5.Pelajari marketing dan support systemnya.
6.Pelajari mentornya apakah kredibel dan fleksibel.

12 Langkah Sukses Bisnis Rumahan

Menurut hasil survei dari Link Sources National Work at-Home, pada tahun 1997 jumlah bisnis rumahan akan mencapai angka 50 jutaan. Hal ini disebabkan karena orang-orang ingin mengelola hidup mereka sendiri melalui bisnis yang dijalankan dari rumah. Akan tetapi seringkali mereka masih terhambat oleh keberadaan modal awal yang besar.

Oleh karena itu, jika anda ingin memulai suatu bisnis rumahan tetapi tidak mengerti bagaimana harus mengawalinya, maka dibawah ini terdapat beberapa langkah penting yang harus diperhatikan:

Langkah 1 Penentuan Ruangan dalam Rumah yang akan dipergunakan. Pilihlah ruangan yang jauh dari kegiatan keluarga. Biasanya ruangan yang dipilih adalah ruangan yang dibangun khusus atau jika tidak memungkinkan maka pemakaian garasi menjadi pilihan alternatif. Pertimbangan utama pemilihan ruang ini adalah sebagai tempat penyimpanan barang-barang seperti meja, komputer atau tempat pajangan produk yang akan dijual.

Langkah 2. Tentukan berapa banyak waktu yang akan dipergunakan untuk menjalankan bisnis ini. Biasanya bisnis rumahan hanya menjadi kerja sampingan selain mengurus keluarga dan kegiatan lainnya. Tetapi bisnis ini bisa menjadi bisnis utama dengan waktu kerja yang penuh. Pengaturan waktu kerja ini dapat terbantu jika ada persiapan jadwal kerja mingguan yang tepat dan pasti.

Langkah 3. Tentukan jenis bisnis. Buatlah daftar hal-hal yang harus dilakukan, tugas-tugas anda dan keahlian karyawan lain, serta keahlian anda yang dapat dipergunakan dalam bisnis ini. Perhatikan lagi paragraf pendahuluan diatas dan pergunakan untuk memancing ide-ide anda. Buatlah daftar bisnis-bisnis yang dapat dipilih dan jangan terpancing oleh jenis bisnis yang tidak dibutuhkan oleh orang lain. Di akhir artikel ini terdapat beberapa jenis bisnis yang dapat dipertimbangkan.

Langkah 4. Pilihlah bentuk badan hukumnya. Tiga jenis bisnis yang sesuai dengan hukum yang berlaku adalah kepemilikan pribadi, rekanan dan korporasi (perusahaan). Yang paling umum adalah kepemilikan pribadi, artinya bahwa bisnis ini anda kelola sendiri. Bisnis ini adalah jenis bisnis tertua dan paling sederhana serta mudah dijalankan. Keuntungan dari jenis bisnis ini adalah:

  1. Keuntungan bisnis ini adalah milik anda sendiri.
  2. Mudah dan murah. Anda tidak perlu mendapatkan campurtangan pemerintah, yang perlu dipikirkan hanyalah pembayaran pajak.
  3. Anda adalah bosnya.
  4. Anda mendapatkan keringanan pajak, karena kewajiban anda hanyalah pajak pendapatan yang didapatkan dari konsumen yang memesan produk anda.
  5. Mendapat kepuasan pribadi. Jika malas, maka bisnis anda tidak akan sukses. Tetapi ketika kesuksesan itu datang maka anda dapat menikmatinya sebagai hasil kerja keras anda, karena semua keputusan ada di tangan anda.

Langkah 5. Tentukan modal awal. Modal awal bisnis anda dapat diperoleh dengan 3 cara: uang anda sendiri, mendapatkan pinjaman atau mencari investor. Cara yang terbaik adalah dengan memulai bisnis kecil dengan modal sendiri, sehingga anda tidak perlu terbebani dengan kewajiban pengembalian modal. Biasanya kesempatan anda untuk mendapatkan investor juga kecil kecuali jika anda dapat membuktikan keberhasilan bisnis anda terlebih dahulu.

Langkah 6. Mengumpulkan informasi. Sebelum memulai bisnis anda, carilah informasi tentang bisnis rumahan, baik melalui buku maupun internet.

Langkah 7. Periksalah lingkungan sekitar. Jika anda menyewa sebuah rumah untuk bisnis ini, pastikan bahwa pemilik rumah dan lingkungannya tidak keberatan dengan keberadaan bisnis anda. Atau jika anda melakukannya di rumah anda sendiri, pastikan bahwa tetangga atau lingkungan anda tidak terganggu supaya tidak timbul masalah di masa datang.

Langkah 8. Beri nama pada bisnis anda dan daftarkan. Nama bisnis anda adalah ciri utama supaya calon konsumen dapat mengenal anda, oleh karena itu daftarkanlah nama anda sebagai hak milik pribadi supaya tidak dipergunakan oleh pihak lain.

Langkah 9. Tulis rencana bisnis anda. Perencanaan bisnis akan memperjelas ide dan menentukan tindakan anda selanjutnya. Rencana bisnis ini meliputi deskripsi produk yang dijual, latarbelakang dan kualifikasi anda, prospek dan tempat konsumen anda, hal-hal yang dibutuhkan dalam membangun bisnis, rencana promosi dan jumlah modal awal yang dibutuhkan.

Langkah 10. Pencarian ijin dari lembaga terkait. Ijin perdagangan, terutama untuk ekspor-impor, diperlukan jika jenis usaha anda berskala besar. Tetapi untuk bisnis rumahan berskala kecil, kemungkinan ijin yang diperlukan adalah ijin untuk pajak atau dengan menyertakan NPWP, maka secara otomatis bisnis anda akan tercatat di lembaga terkait.

Langkah 11. Persiapkan perlengkapan kerja lainnya. Promosi atau pengenalan bisnis anda kepada konsumen dapat dilakukan secara manual. Perlengkapan yang diperlukan antara lain kartu nama, brosur atau spanduk. Perlengkapan lain yang tidak kalah pentingnya adalah rekening di bank. Pilihlah bank yang menyediakan jasa layanan lengkap, terutama untuk transaksi bisnis anda. Persiapkan juga sarana komunikasi dalam bisnis ini, baik melalui telpon rumah atau telepon seluler. Setiap transaksi yang terjadi, catatlah dalam buku tersendiri, karena dengan sistem manajemen yang baik, niscaya bisnis anda akan berjalan lancar.

Langkah 12. Pengaturan jadwal kerja dan keluarga. Karena bisnis ini dikerjakan di rumah, maka kegiatan rumah tangga sering menjadi gangguan bagi perjalanan bisnis anda. Oleh karena itu, rencanakan secara matang jadwal bisnis dan kegiatan di rumah anda, supaya keduanya tidak saling mengganggu satu sama lain.

Tips menulis Artikel di blog

  1. Jangan kuwatir dengan pemformatan ketika membuat outline atau ringkasan artikel. Tidak perlu menggunakan format I, II, III. Bisa juga menggunakan pemformatan point.
  2. Kegiatan pengecekan pengejakan dan tata bahasa di akhir (bukan di depan) membuat anda menghabiskan waktu pada sesuatu yang mungkin dihapus nantinya.
  3. Jika penulisan artikel di blog dalam kapasitas sebagai profesional, maka cantumkan data diri anda untuk memperkenalkan diri kepada pembaca. Jika perlu cantumkan pengalaman secara profesional. Misalnya: cantumkan buku-buku yang pernah ditulis.
  4. Jika penulisan artikel di blog dalam kapasitas sebagai pemula. Mulailah menulis pada hal-hal yang sederhana yang dinikmati oleh banyak orang, misalnya tentang kehidupan (utarakan apa saja di blog anda)
  5. Jika hendak memutuskan sebagai full Blogger maka janganlah terburu-buru. Karena harus sabar dan butuh pengalaman yang lebih banyak.
  6. Ambilah kursus menulis jika diperlukan
  7. Pastikan artikel anda membahas lima pertanyaan tentang tema yang dibahas: Mengapa, di mana, kapan, apa dan bagaimana.

Tips Menjalankan Bisnis Online

Pada dasarnya menjalankan bisnis baik di dunia nyata maupun di dunia maya adalah sama tujuannya yaitu menjual produk (barang atau jasa). Baik itu produk sendiri ataupun produk orang lain. Tetapi sebelum tujuan itu tercapai ada hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  1. Menentukan ide atau Tema Bisnis. Menentukan ide atau Tema Bisnis adalah hal yang penting, agar nantinya dapat membuat produk sendiri. caranya bagaimana ? Lihat sekeliling. Melalui internet, buku, lingkungan semua bisa dijadikan ide yang cemerlang
  2. Menganalisa ide dan meriset pasar untuk pembuatan ide.
  3. Mengumpulkan konten (isi) situs anda
  4. Membangun situs
  5. Melakukan promosi
  6. Bersikap terbuka
  7. Evaluasi

Powered by Blogger Design by Newwpthemes Convert by BloggerTheme