Menurut hasil survei dari Link Sources National Work at-Home, pada tahun 1997 jumlah bisnis rumahan akan mencapai angka 50 jutaan. Hal ini disebabkan karena orang-orang ingin mengelola hidup mereka sendiri melalui bisnis yang dijalankan dari rumah. Akan tetapi seringkali mereka masih terhambat oleh keberadaan modal awal yang besar.
Oleh karena itu, jika anda ingin memulai suatu bisnis rumahan tetapi tidak mengerti bagaimana harus mengawalinya, maka dibawah ini terdapat beberapa langkah penting yang harus diperhatikan:
Langkah 1 Penentuan Ruangan dalam Rumah yang akan dipergunakan. Pilihlah ruangan yang jauh dari kegiatan keluarga. Biasanya ruangan yang dipilih adalah ruangan yang dibangun khusus atau jika tidak memungkinkan maka pemakaian garasi menjadi pilihan alternatif. Pertimbangan utama pemilihan ruang ini adalah sebagai tempat penyimpanan barang-barang seperti meja, komputer atau tempat pajangan produk yang akan dijual.
Langkah 2. Tentukan berapa banyak waktu yang akan dipergunakan untuk menjalankan bisnis ini. Biasanya bisnis rumahan hanya menjadi kerja sampingan selain mengurus keluarga dan kegiatan lainnya. Tetapi bisnis ini bisa menjadi bisnis utama dengan waktu kerja yang penuh. Pengaturan waktu kerja ini dapat terbantu jika ada persiapan jadwal kerja mingguan yang tepat dan pasti.
Langkah 3. Tentukan jenis bisnis. Buatlah daftar hal-hal yang harus dilakukan, tugas-tugas anda dan keahlian karyawan lain, serta keahlian anda yang dapat dipergunakan dalam bisnis ini. Perhatikan lagi paragraf pendahuluan diatas dan pergunakan untuk memancing ide-ide anda. Buatlah daftar bisnis-bisnis yang dapat dipilih dan jangan terpancing oleh jenis bisnis yang tidak dibutuhkan oleh orang lain. Di akhir artikel ini terdapat beberapa jenis bisnis yang dapat dipertimbangkan.
Langkah 4. Pilihlah bentuk badan hukumnya. Tiga jenis bisnis yang sesuai dengan hukum yang berlaku adalah kepemilikan pribadi, rekanan dan korporasi (perusahaan). Yang paling umum adalah kepemilikan pribadi, artinya bahwa bisnis ini anda kelola sendiri. Bisnis ini adalah jenis bisnis tertua dan paling sederhana serta mudah dijalankan. Keuntungan dari jenis bisnis ini adalah:
- Keuntungan bisnis ini adalah milik anda sendiri.
- Mudah dan murah. Anda tidak perlu mendapatkan campurtangan pemerintah, yang perlu dipikirkan hanyalah pembayaran pajak.
- Anda adalah bosnya.
- Anda mendapatkan keringanan pajak, karena kewajiban anda hanyalah pajak pendapatan yang didapatkan dari konsumen yang memesan produk anda.
- Mendapat kepuasan pribadi. Jika malas, maka bisnis anda tidak akan sukses. Tetapi ketika kesuksesan itu datang maka anda dapat menikmatinya sebagai hasil kerja keras anda, karena semua keputusan ada di tangan anda.
Langkah 5. Tentukan modal awal. Modal awal bisnis anda dapat diperoleh dengan 3 cara: uang anda sendiri, mendapatkan pinjaman atau mencari investor. Cara yang terbaik adalah dengan memulai bisnis kecil dengan modal sendiri, sehingga anda tidak perlu terbebani dengan kewajiban pengembalian modal. Biasanya kesempatan anda untuk mendapatkan investor juga kecil kecuali jika anda dapat membuktikan keberhasilan bisnis anda terlebih dahulu.
Langkah 6. Mengumpulkan informasi. Sebelum memulai bisnis anda, carilah informasi tentang bisnis rumahan, baik melalui buku maupun internet.
Langkah 7. Periksalah lingkungan sekitar. Jika anda menyewa sebuah rumah untuk bisnis ini, pastikan bahwa pemilik rumah dan lingkungannya tidak keberatan dengan keberadaan bisnis anda. Atau jika anda melakukannya di rumah anda sendiri, pastikan bahwa tetangga atau lingkungan anda tidak terganggu supaya tidak timbul masalah di masa datang.
Langkah 8. Beri nama pada bisnis anda dan daftarkan. Nama bisnis anda adalah ciri utama supaya calon konsumen dapat mengenal anda, oleh karena itu daftarkanlah nama anda sebagai hak milik pribadi supaya tidak dipergunakan oleh pihak lain.
Langkah 9. Tulis rencana bisnis anda. Perencanaan bisnis akan memperjelas ide dan menentukan tindakan anda selanjutnya. Rencana bisnis ini meliputi deskripsi produk yang dijual, latarbelakang dan kualifikasi anda, prospek dan tempat konsumen anda, hal-hal yang dibutuhkan dalam membangun bisnis, rencana promosi dan jumlah modal awal yang dibutuhkan.
Langkah 10. Pencarian ijin dari lembaga terkait. Ijin perdagangan, terutama untuk ekspor-impor, diperlukan jika jenis usaha anda berskala besar. Tetapi untuk bisnis rumahan berskala kecil, kemungkinan ijin yang diperlukan adalah ijin untuk pajak atau dengan menyertakan NPWP, maka secara otomatis bisnis anda akan tercatat di lembaga terkait.
Langkah 11. Persiapkan perlengkapan kerja lainnya. Promosi atau pengenalan bisnis anda kepada konsumen dapat dilakukan secara manual. Perlengkapan yang diperlukan antara lain kartu nama, brosur atau spanduk. Perlengkapan lain yang tidak kalah pentingnya adalah rekening di bank. Pilihlah bank yang menyediakan jasa layanan lengkap, terutama untuk transaksi bisnis anda. Persiapkan juga sarana komunikasi dalam bisnis ini, baik melalui telpon rumah atau telepon seluler. Setiap transaksi yang terjadi, catatlah dalam buku tersendiri, karena dengan sistem manajemen yang baik, niscaya bisnis anda akan berjalan lancar.
Langkah 12. Pengaturan jadwal kerja dan keluarga. Karena bisnis ini dikerjakan di rumah, maka kegiatan rumah tangga sering menjadi gangguan bagi perjalanan bisnis anda. Oleh karena itu, rencanakan secara matang jadwal bisnis dan kegiatan di rumah anda, supaya keduanya tidak saling mengganggu satu sama lain.


23.44
Berbagi tips
Posted in
No Response to "12 Langkah Sukses Bisnis Rumahan"
Posting Komentar